Sabtu, 16 Mei 2015

Halo guys....apa kabar?Kuharap kalian masih setia membaca blog ku ini...Sebelumnya saya mau mengucapkan semoga sukses bagi adik-adiku kelas 6 yg sebentar lagi akan UN...Semangat ya dik...Oke,sekarang aku akan kembali menshare salah satu puisiku,langsung aja ya

ASA
Di pantai ini
Dihias oleh ribuan pasir putih
Aku rebahkan raga ini
Sejenak.....
Memandang pohon kelapa yang meliuk di ujung sana

Angin memori menghampiriku
Ketika ku tertawa
Ketka ku berlari di sini
Ketika ku menangis dalam harap
Dan semua yang takkan pernah bisa kulupakan

Pada bintang di langit
Ku berharap kau mau untuk temaniku
Terangi seluruh langkah hidupku
Dengan sinar...
Dan kilauan kerlap-kerlip dari wajahmu

Maafkan daku
Sekarang ku garus pergi
Tinggalkan semua yang ada dari tempat ini
Aku berharap..
Alunan waktu kembali membawaku kemari
Dengan segala asa dan harapan
Yang takkan pernah dapat kuulang kembali 

Rabu, 06 Mei 2015

Puisi Cinta

Di siang hari yang panas gini enaknya ngapain ya?Minum es,makan bakso,itu terserah anda...wkwkwkw....kakak-kakak kls 9 dh selesai nih yee ujiannya,semoga lulus ya kak.Kali ini saya akan memposting puisi saya,yg mengangkat tema tentang cinta.Ini puisinya

RASA
Mungkin yang terjadi
Tanpa pernah engkau sadari 
Kau yang selalu mengisi hati ini
Hati yang berdebar.....
Oleh tekanan rasa cinta yang teramat besar
Kuharap engkau
Mengerti akan arti sebuah perasaan
Perasanku ini
Sekali lagi aku ingin kau mengerti....kumohon

Ku menunggu dalam harap
Penuh isak tangis dan air mata
Melamun dalam buaian bayangmu
Terus menunggu...
Entah sampai kapan
Aku hanya bermimpi tanpa tindakan

Tuhan....
Aku butuh sebuah jalan
Jalan yang dapat memberiku sebuah kebebasan
Untuk bersamamu....di sini
Di dalam hatiku...untuk selamanya 

Senin, 04 Mei 2015

Puisi HAM

Hai guys apa kabar?Kakak" kls 9 gmn nih UN nya,sukses kan?Oke,kali ini saya akan menshare sebuah puisi yang saya buat saat pelajaran PKN nih.....Penasaran?Oke langsung aja

HAM
Dalam rintik hujan yang turun
Bercampur kelabunya langit
Dan terpaan desir angin yang sejuk
Menemaniku

Duduk termenung
Menatap cakrawala
Dengan rasa pilu yang terus meratap
Terkunci dalam gembok hati yang dalam

Beginikah nasibku?
Tersingkirkan dari dunia mereka
Tercerca oleh hinaan banyak orang
Tak mampu bergerak bebas
Terlilit oleh rantai kehidupan yang melilit begitu kejam

Di mana hak asasiku?
Hak yang seharusnya akun peroleh
Tegakah mereka
Merenggut itu dengan tidak sewajarnya
Dan semua,yang termakan oleh waktu